Amazon, Microsoft, Google dan Apple mengembangkan
asisten virtual mereka untuk menemani hidup penggunanya, membantu mereka
mengendalikan berbagai perangkat di
smart home, belanja
online, memanggil Uber atau memutar musik.
Namun, asisten virtual terbaru dari Nokia, fokus pada kepentingan bisnis.
Seperti yang disebutkan oleh
Engadget, Nokia yang membuat
asisten virtual ini adalah perusahaan yang mengembangkan teknologi
jaringan dan bukannya merek Nokia yang lisensinya kini dipegang oleh HMD
Global.
Ialah Multi-purpose Intuitive Knowledge Assistant atau MIKA, asisten
suara yang dikembangkan khusus untuk para teknisi telekomunikasi. Fungsi
MIKA adalah untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para
teknisi untuk memperbaiki jaringan.
Nokia menyebutkan, MIKA akan memberikan bantuan berbasis suara untuk
mengurangi waktu yang diperlukan untuk mencari di sumber informasi,
memungkinkan pengguna untuk fokus pada kegiatan bisnis tanpa harus
dibingungkan oleh keadaan jaringan yang menggunakan berbagai teknologi.
MIKA juga akan dapat memberikan rekomendasi tindakan yang harus diambil
dengan mengingat bagaimana masalah serupa diselesaikan di masa lalu.
Tidak heran, mengingat Nokia memiliki banyak pengalaman terkait
infrastruktur jaringan.
Dengan teknologi lain buatan Nokia, diharapkan masalah pada jaringan juga dapat dimininamilisir. Ditenagai oleh
platform cloud Nokia,
AVA, layanan Predictive Repair disebutkan dapat memperkirakan masalah
yang akan terjadi pada jaringan 2 minggu sebelumnya dengan tingkat
akurasi 95 persen. Sehingga, beban kerja para teknisi akan semakin
ringan.
sumber: metrotvnews
ADS HERE !!!