Rusia melalui Roscosmos dan Amerika Serikat melalui NASA akan kembali bekerja sama dalam bidang antariksa.
Keduanya sepakat untuk melakukan pengamatan lebih lanjut terhadap planet
Venus. Roscosmos dan NASA kini sedang menyusun rencana untuk mengungkap
misteri dari planet kedua di sistem tata surya tersebut, termasuk
mencari kemungkinan adanya kehidupan di sana.

Sebuah tim internasional yang terdiri dari ilmuwan berbagai bidang juga
telah dibentuk. Tim bernama Venera-D tersebut dibentuk untuk menyusun
rencana bagaimana Roscosmos dan NASA akan menjalankan misi bersamanya ke
planet Venus.
Menurut Space, tim tersebut sudah mempersiapkan hasil laporan
pertamanya yang kemudian akan diteliti lebih lanjut oleh tim dari NASA
Jet Propulsion Lab dan Russian Academy of Science Space Research
Institute.
Tim Venera-D awalnya merupakan tim khusus yang dibentuk oleh Roscosmos.
Tim tersebut telah meneliti berbagai cara untuk mengamati Venus lebih
jauh sejak lebih dari 10 tahun yang lalu.
Program Venera-D sendiri merupakan penerus berbagai program luar angkasa
Uni Soviet yang telah beberapa kali mengirimkan wahana antariksa untuk
mengamati Venus dan objek sekitarnya.
Saat ini, Venera-D merupakan tim yang sangat besar dan melibatkan
berbagai ilmuwan terbaik dari seluruh dunia. Misi yang akan dijalankan
oleh tim ini juga lebih besar dari Curiosity Mars serta misi antariksa
lainnya. Kerjasama antara Roscosmos dan NASA memang sangat diperlukan
untuk meneliti planet Venus, karena planet tersebut memiliki kriteria
yang berbeda jauh dengan planet lainnya.
Venus merupakan planet kedua terdekat dari Matahari dan memiliki suhu
yang sangat panas. Berkat atmosfer yang sebagian besar terdiri dari gas
CO2, permukaan Venus juga menjadi sangat panas berkat efek rumah kaca
yang terjadi di planet tersebut. Hal ini membuat Roscosmos dan NASA
membutuhkan wahana antariksa khusus untuk menjelajahi Venus.
Hingga saat in telah ada beberapa ide mengenai desain wahana antariksa
yang akan menjelajahi Venus. Salah satu yang diajukan adalah wahana
antariksa berjenis orbiter yang nantinya akan menjelajahi Venus dari atas atmosfer.
sumber : metrotv news
ADS HERE !!!