Verily, startup sains kehidupan di bawah perusahaan induk
Google, Alphabet Inc., baru saja mendapatkan investasi sebesar USD800
(Rp10,7 triliun) dari perusahaan investasi asal Singapura untuk
membantunya melakukan ekspansi ke Asia, mungkin termasuk Tiongkok.
Kemarin, Temasek Holdings berkata bahwa mereka akan membeli sedikit
saham di Verily dan akan menominasikan seorang direktur untuk menjadi
dewan di Verily. Investasi ini akan dimulai dalam waktu beberapa hari ke
depan dan akan diselesaikan pada semester 2 tahun ini, kata Temasek.
Wall Street Journal menyebutkan, investasi ini tampaknya
menjadi investasi pertama dari "Other Bet", unit eksperimental Alphaet
yang tidak menjadi bagian dari Google. Ia akan mendukung tujuan Alphabet
untuk mengoperasikan setiap unit sebagai perusahaan mandiri.
Sebelum restrukturisasi, bisnis iklan Google terus menerus menyokong
dana untuk unit lain -- ketergantungan ini sangat terlihat ketika Google
melakukan restrukturisasi menjadi Alphabet pada 2015, sebuah
konglomerat dengan 12 unit yang berbeda.
Namun, juru bicara Verily menyebutkan, bagian penting dari investasi ini
bukanlah pada dana yang dikucurkan tapi pada pengetahuan tentang Asia.
"Kami melihat hal ini sebagai kesempatan untuk mendapatkan rekan
strategis dan anggota dewan dan bukannya menyelesaikan masalah modal,"
ujar sang juru bicara. "Temasek memiliki pengertian yang dalam tentang
negara yang sedang berkembang di Asia, termasuk Tiongkok."
Alphabet memiliki sejarah yang kurang baik di Tongkok. Pada sekitar
2004, Google menggencarkan usahanya untuk masuk ke Tiongkok, berharap
mereka akan dapat mempopulerkan mesin pencarinya di negara degan ekonomi
terbesar kedua dunia. Namun, selama bertahun-tahun, Google menghadapi
masalah terkait perbedaan budaya dan penyensoran oleh pemerintah.
Pada 2010, Google memutuskan untuk berhenti beroperasi di Tiongkok. Para
pendiri Google marah karena terjadinya serangan siber pada pengguna
Gmail dan penyensoran yang dilakukan oleh pemerintah pada hasil
pencarian Google.
Verily bereksperimen dengan berbagai produk sains kehidupan. Biasanya,
mereka melakukan ini dengan bekerja sama dengan perusahaan kesehatan.
Dua produk Verily antara lain lensa kontak yang dapat mendeteksi glukosa
dan platform digital untuk membantu para pasien diabetes dan dokternya
untuk mengendalikan penyaki tersebut. Mereka tidak menjual produk mereka
di Tiongkok.
Sumber: metronewstv
ADS HERE !!!