Caratips.info - JAKARTA- Mimpi timnas Indonesia untuk tampil pada Olimpiade bisa saja terwujud. Diantara salah satu syaratnya adalah Tim tersebut harus ditangani pelatih berkualitas dan memiliki teknik latihan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Seorang pelatih memiliki peran sangat penting bagi tim yang ditangani. Selain itu, infrastruktur seperti lapangan yang dipakai untuk berlatih dan berkompetisi harus memenuhi standar yang ada. Jika komponen-komponen tersebu bisa terpenuhi, bukan tidak mungkin tim skuad Indonesia akan jadi langganan di Olimpiade.
Sudah satu pekan ini Komiyama melatih siswa SSB Bina Taruna. Dia melakukan kegiatan itu untuk membuka jalan tim di Asia Tenggara agar suatu saat ikut dalam Olimpiade. Program yang diselenggarakan Japan Foundation ASEAN Center, Japan Football Association (JFA) dan Japan League tersebut juga untuk mempromosikan Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo. Tokyo FC mendapat tugas untuk sosialisasi di Indonesia. Klub ini pernah menjadi juara FACup 2011 dan juara Yamazaki Nabisco J League pada 2009.
Selain Tokyo FC, klub-klub Liga Jepang lain yang dikirim ke Asia Tenggara untuk sosialisasi Olimpiade 2020 adalah Yokohama F Marinos, Kawasaki Frontale, Hokkaido Consadole Sapporo, Matsumoto Yamaga FC, Giravanz Kitakyushu, Cerezo Osaka, Omiya Ardija, Kashima Antlers.
”Di samping membuka jalan menuju Olimpiade, program ini juga bertujuan untuk memberikan pengalaman bagi para pemain sepak bola di Asia mendapat bimbingan langsung dari pelatih klub sepak bola pro-fesional Divisi 1 Liga Jepang,” kata Muhamad Surya Maeda selaku Japanese Simultaneous Interpreter, Translator & Narator, Japan Foundation.
Sebagai tindak lanjut dari program ini, tiga pemain dari SSB Bina Taruna akan memperoleh kesempatan berlatih di Jepang selama satu pekan.
ADS HERE !!!