ROMA - Dengan tujuh gelar juara dunia, Valentino Rossi adalah pembalap tersukses di MotoGP. Tapi The Doctor juga sadar kalau akan ada pembalap yang bisa mengalahan rekornya itu.
Dengan tujuh gelar juara dunia,capaian Rossi tersebut akan sulit dikejar oleh pembalap-pembalap lain. Pesaing terdekatnya kini adalah Marc Marquez dan Jorge Lorenzo yang sama-sama telah mendapat tiga gelar juara dunia. Meski sangat sukses dan jadi inspirasi di dunia balap motor, Rossi tidak pernah berpikir kalau rekornya akan abadi. Pemahaman ini juga ditularkan ke anak-anak didik di akademi yang dia buat.
”Ayah saya (Graziano) selalu mengajarkan saya kesombongan adalah omong kosong, dan kerendahan hati adalah hal menyenangkan. Saya bukan orang bodoh untuk berpikir tidak ada yang bisa mengalahkan saya, bahkan itu saya katakan jika datang ke tempat pelatihan anak-anak,” ujar Rossi dalam wawancaranya dengan Corriere Della Sera.
Di lintasan balap Rossi dikenal sebagai pembalap yang agresif. Dia punya karakter yang berani menyalip lawan di berbagai kesempatan yang menyulitkan. Na-mun, ketika di luar lintasan pria 38 tahun itu punya sifat yang santai.
”Mungkin, sedikit (memiliki kepribadian berbeda pada saat berada di lintasan). Saya biasa tidur dan bangun lebih cepat. Namun, hal tersebut hanya jika tidak ada pesta, tidak selalu seperti itu,” tam-bahnya.
Ingin Punya Anak
Rossi masih punya dua mimpi yang ingin diwujudkan. Satu impian di lintasan balap, satu lagi terkait kehidupan pribadinya. Gelar juara dunia kedelapan sudah cukup lama diburu Rossi. Setelah meraih yang kesembilan pada 2009, jarak terdekat Rossi dengan mahkota juara adalah musim 2015, hingga akhirnya kalah di balapan terakhir.
Tapi, ada satu hal lagi yang diinginkannya, yakni mempunyai anak laki-laki. ”Terus menang, ada dalam persaingan, mencoba mengejar gelar ke-10. Dan punya anak laki-laki. Saya ingin mempunyai anak dan ini sepertinya waktu yang tepat,” kata Rossi.
Mengejar gelar juara dunia kedelapan tak akan jadi masalah besar untuk Rossi. Dia didukung motor yang bagus oleh Yamaha.
Tapi untuk mimpi yang satunya, punya anak, Rossi menghadapi ‘masalah’besar. Saat ini dia sedang single setelah putus dari Linda Morselli, perempuan yang sudah menjalin hubungan dengan dia selama lima tahun pada tahun lalu.
”Itulah masalahnya. Saya rasa saya harus memikirkan lagi strate-ginya,” kelakar Rossi.
”Permasalahannya adalah Anda bertunangan, melihat apakah segalanya berjalan dengan baik... Saya berusaha tapi hasilnya tidak bagus. Orang tua saya membesarkan saya dengan kebebasan. Sehingga, memasuki kebebasan ini rumit untuk wanita. Dan ketika itu terjadi, sulit bagi saya untuk menerimanya,” katanya menjelaskan. Rossi total meraih sembilan gelar juara dunia (7 Moto GP, 1 kelas 250cc, 1 kelas 125 cc.
ADS HERE !!!